Tampilkan postingan dengan label komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label komputer. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Juni 2008

Membuat aplikasi jam analog dengan flash

Kemarin saya mencoba membuat jam analog dengan flash dan ternyata hasilnya lumayan. Lalu saya ingin berbagi dengan anda-anda semua tentang cara membuat jam analog ini.

Yang saya tulis disini nanti adalah lebih ditekankan pada skrip (action script 2). Dengan asumsi pembaca harus menguasai dasar-dasar flash. Karena apabila dijelaskan semuanya disini maka akan terlalu panjang.

Elemen-elemen pembuatan jam ini ada 6 bagian yang berada pada layer yang berbeda-beda, Yaitu :

1. Frame











2. Angka











3. Jarum jam






4. Jarum menit







5. Jarum detik, dan







6. Kaca.











Kemudian perhatikan tata letak layer, sesuaikan dengan kondisi jam analog sesungguhnya. Paling bawah adalah layer untuk frame, diatasnya adalah angka, lalu jarum jam, menit, detik, dan yang paling atas adalah kaca.

Skrip untuk jarum jam :

onClipEvent(enterFrame)
{
var jam:Date=new Date();
if(jam.getMinutes()>=0 && jam.getMinutes()<12)
{
_rotation=((jam.getHours()+6) * 30);
}
else if(jam.getMinutes()>=12 && jam.getMinutes()<24)
{
_rotation=((jam.getHours()+6) * 30)+6;
}
else if(jam.getMinutes()>=24 && jam.getMinutes()<36)
{
_rotation=((jam.getHours()+6) * 30)+12;
}
else if(jam.getMinutes()>=36 && jam.getMinutes()<48)
{
_rotation=((jam.getHours()+6) * 30)+18;
}
else if(jam.getMinutes()>=48)
{
_rotation=((jam.getHours()+6) * 30)+24;
}
}

Skrip untuk jarum menit :

onClipEvent(enterFrame)
{
var mnt:Date=new Date();
_rotation=(mnt.getMinutes()+30) * 6 ;

}

Skrip untuk jarum detik :

onClipEvent(enterFrame)
{
var dtk:Date=new Date();
_rotation=(dtk.getSeconds()+30) * 6;
}
Apabila jam dijalankan (alt + enter) maka tampilan utuhnya adalah seperti ini :


Bagus kan… Selamat mencoba.

Jumat, 30 Mei 2008

Data Manipulation Language (DML) & Data Definition Language (DDL)

SELECT
--> SELECT berfungsi untuk menampilkan data sesuai dengan ketentuan yang didefinisikan oleh kondisi.

Bentuk umum :
SELECT * FROM nama_tabel

Pemakaian klausa WHERE
Fungsi : Untuk menyaring data tertentu.
Bentuk penggunaan :
WHERE kondisi
Contoh :
SELECT * FROM karyawan WHERE gaji > 100000 ;
Contoh penggunaan dengan tanggal :
SELECT * FROM karyawan WHERE tgl_masuk >= #02/01/2004# ;

Menampilkan field tertentu
SELECT field1, field2, …. FROM nama_tabel ;
Contoh :
SELECT nama, alamat FROM karyawan WHERE jabatan = ‘sales representatives’ ;

Pemakaian klausa DISTINCT
Fungsi : Untuk memperoleh data yang unik (tidak ada yang kembar).
Bentuk penggunaan :
SELECT DISTINCT field FROM nama_tabel ;

Penggunaan operator AND
Fungsi : Untuk menyaring data tertentu dengan syarat lebih dari satu dengan ketentuan apabila semua syarat bernilai benar barulah hasilnya benar.
Bentuk penggunaan :
syarat1 AND syarat2 AND syarat3 …..
Contoh :
SELECT * FROM karyawan WHERE jabatan = ‘HRD’ AND tgl_masuk > #01/01/2005# ;

Penggunaan operator OR
Fungsi : Untuk menyaring data tertentu dengan syarat lebih dari satu dengan ketentuan apabila semua syarat bernilai salah barulah hasilnya salah.
Bentuk penggunaan :
syarat1 OR syarat2 OR syarat3 …..
Contoh :
SELECT * FROM karyawan WHERE jabatan = ‘HRD’ OR jabatan = ‘sales representatives’ ;

Penggunaan operator NOT
Fungsi : Untuk menegasikan atau membalik suatu kondisi.
Bentuk pemakaian :
NOT kondisi
Contoh :
SELECT * FROM karyawan WHERE NOT (jabatan = ‘HRD’ OR jabatan = ‘sales representatives’) ;

Pemakaian operator BETWEEN dan NOT BETWEEN
Fungsi : Untuk menyaring data dengan rentang tertentu (memiliki jangkauan).
Bentuk penggunaan :
field BETWEEN batas_bawah AND batas_atas ;
Contoh :
SELECT * FROM karyawan WHERE tgl_masuk BETWEEN #01/01/2007# AND #17/08/2007# ;

Pemakaian operator IN dan NOT IN
Fungsi : Untuk menseleksi data-data apa saja yang diinginkan dari suatu field.
Bentuk penggunaan :
field IN (‘data1’,’data2’,’data3, …..)
Contoh :
SELECT * FROM karyawan WHERE jabatan IN (‘HRD’,’customer service’) ;
artinya akan menghasilkan semua data dengan jabatan HRD dan customer service.

Pemakaian operator LIKE dan NOT LIKE
Fungsi : Untuk menseleksi data dengan kriteria mengandung kata atau klausa yang didefinisikan oleh LIKE
Bentuk penggunaan :
field LIKE ‘*klausa*’
Contoh :
SELECT nama FROM karyawan WHERE nama LIKE ‘*eli*’ ;
artinya nama-nama yang mengandung eli akan terpilih.
SELECT nama FROM karyawan WHERE nama LIKE ‘eli*’;
artinya nama-nama yang berawalan eli akan terpilih.

Pemakaian ORDER BY
Fungsi : Untuk mengurutkan data.
Bentuk penggunaan :
ORDER BY field
Contoh :
SELECT * FROM karyawan ORDER BY nama ;
Untuk mengurutkan dari besar ke kecil, tambahkan DESC
Contoh :
SELECT * FROM karyawan ORDER BY nama DESC ;

Query dengan beberapa tabel
Perintah SELECT dapat digunakan untuk menggabungkan data yang berasal dari lebih dari satu tabel.
Bentuk penggunaan :
SELECT tabel1.field, tabel2.field, …. FROM tabel1, tabel2, ….. WHERE kondisi
Contoh :
SELECT karyawan.nama, prestasi.penghargaan FROM karyawan, prestasi WHERE karyawan.nama = prestasi.nama ;

Pemakaian GROUP BY
Fungsi : Untuk mengelompokkan data dan membuat ringkasan data.
Bentuk penggunaan :
GROUP BY field
Contoh :
SELECT nama FROM karyawan GROUP BY nama ;

Pemakaian HAVING
Fungsi : Untuk menentukan kondisi bagi GROUP BY. Kelompok yang memenuhi HAVING saja yang akan dihasilkan ;
Contoh :
SELECT jabatan FROM karyawan GROUP BY jabatan HAVING jabatan <> ‘HRD’;

Penggunaan fungsi agregat
AVG : Menghasilkan nilai rata-rata
COUNT : Menghitung banyaknya record
MAX : Mengetahui nilai terbesar
MIN : Mengetahui nilai terkecil
SUM : Menjumlahkan data

Bentuk penulisan :
SELECT fungsi_agregat (field) FROM nama_tabel
Contoh :
SELECT COUNT (*) FROM karyawan ;

INSERT
--> INSERT berfungsi untuk memasukkan data kedalam suatu record pada tabel tertentu

Bentuk umum :
INSERT INTO nama_tabel VALUES (‘field1’,’field2’,’field3’, ….)

Contoh :
INSERT INTO karyawan VALUES (‘1’,’Mahendra Mahawira’,’Ijen 34 Malang’,’HRD’) ;

UPDATE
--> Perintah UPDATE digunakan untuk mengubah record dari suatu tabel

Bentuk umum :
UPDATE nama_tabel SET field1=nilai_baru, field2=nilai_baru, ….. WHERE kondisi

Contoh :
UPDATE karyawan SET alamat=’Villa Bukit Tidar 41’, jabatan=’Manager HRD’ WHERE nama=’Mahendra Mahawira’ ;

DELETE
--> DELETE berfungsi untuk menghapus suatu record pada tabel.

Bentuk umum :
DELETE FROM nama_tabel WHERE kondisi

Contoh :
DELETE FROM karyawan WHERE nama=’Widyawati’ ;

CREATE TABLE
--> Perintah CREATE TABLE berfungsi untuk membuat suatu tabel.

Bentuk umum :
CREATE TABLE nama_tabel (field1 type(ukuran) keterangan_tambahan, ….)

Contoh :
CREATE TABLE karyawan (no int(2) NOT NULL PRIMARY KEY AUTO_INCREMENT, nama varchar(30), alamat varchar(50), jabatan varchar(30))

ALTER TABLE
--> Perintah ALTER TABLE digunakan untuk mengubah struktur suatu tabel tanpa mempengaruhi record yang telah ada.

Bentuk umum :
ALTER TABLE nama_tabel CHANGE nama_field_lama nama_field_baru tipe(ukuran)

Contoh :
ALTER TABLE karyawan CHANGE jabatan posisi varchar(20) ;

DROP TABLE
--> Perintah DROP TABLE digunakan untuk menghapus suatu tabel.

Bentuk umum :
DROP TABLE nama_table

Contoh :
DROP TABLE karyawan ;

Selasa, 27 Mei 2008

Perintah-perintah MySQL melalui command prompt (dasar)

Ada kalanya newbie di dunia komputer malah merasa risih dengan adanya phpMyAdmin yang semestinya malah mempermudah. Beda versi pada phpMyAdmin beda pula tampilan navigasinya, sehingga malah membingungkan. Jangan khawatir berikut adalah panduan dasar perintah-perintah SQL melalui command prompt.

Pertama, buka command prompt.
Start Run lalu ketikkan cmd atau command prompt, klik OK

Aktifkan mysql.exe
Apabila Anda menggunakan bundle XAMPP maka ketikkan pada console command prompt Anda sebagai berikut (sesuaikan dimana file mysql.exe berada):
C:\>”Program Files\xampp\mysql\bin\mysql.exe” –u root –p tekan enter
Selanjutnya Anda akan diminta memasukkan password.

Membuat Database
Setelah memasukkan password, Anda akan menjumpai prompt mysql>
Untuk membuat database baru, maka perintahnya adalah sebagai berikut :
mysql> create database nama_database;
contoh :
mysql> create database db_pertamaku;

Untuk mengecek apakah database yang Anda buat telah tersimpan, ketikkan perintah sebagai berikut :
mysql> show databases;
Sedangkan untuk menghapus database yang ada, perintahnya adalah :
mysql> drop database nama_database;
contoh : mysql> drop database db_pertamaku;

Membuat tabel dalam database tertentu.
Apabila Anda ingin membuat table, maka aktifkan salah satu database terlebih dahulu. Perintahnya adalah :
mysql> use nama_database;
contoh :
mysql> use db_pertamaku;

Selanjutnya misal Anda ingin membuat tabel dengan nama tabel_pertamaku didalam database tersebut dengan field sebagai berikut :
no. tipe datanya integer, panjangnya 3
nama tipe datanya varchar, panjangnya 30
alamat tipe datanya varchar, panjangnya 50
pekerjaan tipe datanya varchar, panjangnya 20

maka perintah sqlnya sebagai berikut :
mysql> create table tabel_pertamaku
-> (
-> no int(3),
-> nama varchar(30),
-> alamat varchar(50),
-> pekerjaan varchar(20)
-> );

Untuk mengecek apakah tabel sudah berhasil dibuat, perintahnya sebagai berikut :
apabila tabel berada dalam database yang aktif
mysql> show tables;
apabila tabel berada dalam database yang tidak aktif
mysql> show tables from nama_database;

Melihat struktur tabel
Perintahnya adalah sebagai berikut :
melihat struktur tabel dari tabel yang berada dalam database yang aktif
mysql> desc nama_tabel;
contoh mysql> desc tabel_pertamaku;
melihat struktur tabel dari tabel yang berada diluar database yang tidak aktif
mysql> show fields from nama_tabel from nama_database;
contoh : mysql> show fields from tabel_pertamaku from db_pertamaku;


Mengubah struktur tabel
Pengubahan struktur tabel diperlukan agar Anda dapat mengubah struktur tabel tanpa harus mengganggu record-record yang telah ada.
Misalnya pada tabel_pertamaku diatas. Anda ingin mengubah field no menjadi nomor, menjadikannya sebagai primary key, tidak boleh kosong(not null), dan auto_increment. Maka perintahnya adalah sebagai berikut :
mysql> alter table tabel_pertamaku
-> change no nomor
-> int(3)
-> primary key
-> not null
-> auto_increment;

Mengubah nama tabel
Perintahnya adalah :
mysql> alter table tabel_pertamaku
-> rename tb_pertamaku;

Mengisikan record ke dalam tabel
Perintah insert pada mysql adalah seperti berikut :
catatan : sebelumnya aktifkan database tempat tabel tersebut berada.
mysql> insert into nama_tabel values (‘field1’,’field2’,’field3’,dst);
contoh :
mysql> insert into tb_pertamaku values (‘’,’mahendra’,’joyo pranoto 4 malang’,’webmaster’);

Menampilkan record
Contoh perintahnya adalah :
mysql> select * from tb_pertamaku;

Untuk update dan delete perintahnya sama persis dengan perintah-perintah sql yang lain.

SELAMAT MENCOBA…