SELECT
--> SELECT berfungsi untuk menampilkan data sesuai dengan ketentuan yang didefinisikan oleh kondisi.
Bentuk umum :
SELECT * FROM nama_tabel
Pemakaian klausa WHERE
Fungsi : Untuk menyaring data tertentu.
Bentuk penggunaan :
WHERE kondisi
Contoh :
SELECT * FROM karyawan WHERE gaji > 100000 ;
Contoh penggunaan dengan tanggal :
SELECT * FROM karyawan WHERE tgl_masuk >= #02/01/2004# ;
Menampilkan field tertentu
SELECT field1, field2, …. FROM nama_tabel ;
Contoh :
SELECT nama, alamat FROM karyawan WHERE jabatan = ‘sales representatives’ ;
Pemakaian klausa DISTINCT
Fungsi : Untuk memperoleh data yang unik (tidak ada yang kembar).
Bentuk penggunaan :
SELECT DISTINCT field FROM nama_tabel ;
Penggunaan operator AND
Fungsi : Untuk menyaring data tertentu dengan syarat lebih dari satu dengan ketentuan apabila semua syarat bernilai benar barulah hasilnya benar.
Bentuk penggunaan :
syarat1 AND syarat2 AND syarat3 …..
Contoh :
SELECT * FROM karyawan WHERE jabatan = ‘HRD’ AND tgl_masuk > #01/01/2005# ;
Penggunaan operator OR
Fungsi : Untuk menyaring data tertentu dengan syarat lebih dari satu dengan ketentuan apabila semua syarat bernilai salah barulah hasilnya salah.
Bentuk penggunaan :
syarat1 OR syarat2 OR syarat3 …..
Contoh :
SELECT * FROM karyawan WHERE jabatan = ‘HRD’ OR jabatan = ‘sales representatives’ ;
Penggunaan operator NOT
Fungsi : Untuk menegasikan atau membalik suatu kondisi.
Bentuk pemakaian :
NOT kondisi
Contoh :
SELECT * FROM karyawan WHERE NOT (jabatan = ‘HRD’ OR jabatan = ‘sales representatives’) ;
Pemakaian operator BETWEEN dan NOT BETWEEN
Fungsi : Untuk menyaring data dengan rentang tertentu (memiliki jangkauan).
Bentuk penggunaan :
field BETWEEN batas_bawah AND batas_atas ;
Contoh :
SELECT * FROM karyawan WHERE tgl_masuk BETWEEN #01/01/2007# AND #17/08/2007# ;
Pemakaian operator IN dan NOT IN
Fungsi : Untuk menseleksi data-data apa saja yang diinginkan dari suatu field.
Bentuk penggunaan :
field IN (‘data1’,’data2’,’data3, …..)
Contoh :
SELECT * FROM karyawan WHERE jabatan IN (‘HRD’,’customer service’) ;
artinya akan menghasilkan semua data dengan jabatan HRD dan customer service.
Pemakaian operator LIKE dan NOT LIKE
Fungsi : Untuk menseleksi data dengan kriteria mengandung kata atau klausa yang didefinisikan oleh LIKE
Bentuk penggunaan :
field LIKE ‘*klausa*’
Contoh :
SELECT nama FROM karyawan WHERE nama LIKE ‘*eli*’ ;
artinya nama-nama yang mengandung eli akan terpilih.
SELECT nama FROM karyawan WHERE nama LIKE ‘eli*’;
artinya nama-nama yang berawalan eli akan terpilih.
Pemakaian ORDER BY
Fungsi : Untuk mengurutkan data.
Bentuk penggunaan :
ORDER BY field
Contoh :
SELECT * FROM karyawan ORDER BY nama ;
Untuk mengurutkan dari besar ke kecil, tambahkan DESC
Contoh :
SELECT * FROM karyawan ORDER BY nama DESC ;
Query dengan beberapa tabel
Perintah SELECT dapat digunakan untuk menggabungkan data yang berasal dari lebih dari satu tabel.
Bentuk penggunaan :
SELECT tabel1.field, tabel2.field, …. FROM tabel1, tabel2, ….. WHERE kondisi
Contoh :
SELECT karyawan.nama, prestasi.penghargaan FROM karyawan, prestasi WHERE karyawan.nama = prestasi.nama ;
Pemakaian GROUP BY
Fungsi : Untuk mengelompokkan data dan membuat ringkasan data.
Bentuk penggunaan :
GROUP BY field
Contoh :
SELECT nama FROM karyawan GROUP BY nama ;
Pemakaian HAVING
Fungsi : Untuk menentukan kondisi bagi GROUP BY. Kelompok yang memenuhi HAVING saja yang akan dihasilkan ;
Contoh :
SELECT jabatan FROM karyawan GROUP BY jabatan HAVING jabatan <> ‘HRD’;
Penggunaan fungsi agregat
AVG : Menghasilkan nilai rata-rata
COUNT : Menghitung banyaknya record
MAX : Mengetahui nilai terbesar
MIN : Mengetahui nilai terkecil
SUM : Menjumlahkan data
Bentuk penulisan :
SELECT fungsi_agregat (field) FROM nama_tabel
Contoh :
SELECT COUNT (*) FROM karyawan ;
INSERT
--> INSERT berfungsi untuk memasukkan data kedalam suatu record pada tabel tertentu
Bentuk umum :
INSERT INTO nama_tabel VALUES (‘field1’,’field2’,’field3’, ….)
Contoh :
INSERT INTO karyawan VALUES (‘1’,’Mahendra Mahawira’,’Ijen 34 Malang’,’HRD’) ;
UPDATE
--> Perintah UPDATE digunakan untuk mengubah record dari suatu tabel
Bentuk umum :
UPDATE nama_tabel SET field1=nilai_baru, field2=nilai_baru, ….. WHERE kondisi
Contoh :
UPDATE karyawan SET alamat=’Villa Bukit Tidar 41’, jabatan=’Manager HRD’ WHERE nama=’Mahendra Mahawira’ ;
DELETE
--> DELETE berfungsi untuk menghapus suatu record pada tabel.
Bentuk umum :
DELETE FROM nama_tabel WHERE kondisi
Contoh :
DELETE FROM karyawan WHERE nama=’Widyawati’ ;
CREATE TABLE
--> Perintah CREATE TABLE berfungsi untuk membuat suatu tabel.
Bentuk umum :
CREATE TABLE nama_tabel (field1 type(ukuran) keterangan_tambahan, ….)
Contoh :
CREATE TABLE karyawan (no int(2) NOT NULL PRIMARY KEY AUTO_INCREMENT, nama varchar(30), alamat varchar(50), jabatan varchar(30))
ALTER TABLE
--> Perintah ALTER TABLE digunakan untuk mengubah struktur suatu tabel tanpa mempengaruhi record yang telah ada.
Bentuk umum :
ALTER TABLE nama_tabel CHANGE nama_field_lama nama_field_baru tipe(ukuran)
Contoh :
ALTER TABLE karyawan CHANGE jabatan posisi varchar(20) ;
DROP TABLE
--> Perintah DROP TABLE digunakan untuk menghapus suatu tabel.
Bentuk umum :
DROP TABLE nama_table
Contoh :
DROP TABLE karyawan ;